Tahukah Anda bahwa penyakit jantung koroner (PJK) adalah suatu kondisi di mana pembuluh darah jantung (arteri koroner) tersumbat oleh timbunan lemak. Ketika lemak menumpuk lebih banyak, arteri menyusut lebih banyak dan mengurangi aliran darah ke jantung. Kontrol lemak adalah cara untuk mencegah penyakit jantung koroner.

Berkurangnya aliran darah ke jantung akan memicu gejala penyakit jantung koroner. Jika kondisi ini tidak segera diobati, arteri akan sepenuhnya tersumbat. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2012 menunjukkan 17,5 juta orang di seluruh dunia meninggal karena penyakit kardiovaskular atau 31% dari 56,5 juta kematian di seluruh dunia. Lebih dari 3/4 kematian akibat penyakit kardiovaskular terjadi di negara berkembang dengan pendapatan rendah atau sedang.

Dari semua kematian akibat penyakit kardiovaskular, 7,4 juta (42,3%) disebabkan oleh penyakit jantung koroner (PJK) dan 6,7 juta (38,3%) disebabkan oleh stroke. Tidak hanya usia tua, penyakit jantung juga menyerang anak muda yang tidak peduli dengan gaya hidup sehat. Data dari Riskesdas 2013 menggambarkan persentase pasien dengan penyakit jantung berdasarkan kelompok usia di Indonesia, yaitu 3,2% dari pasien di atas usia 75 tahun; 3,6% memiliki usia antara 65 dan 74; 21,1% berusia antara 55 dan 64; dan 1,3% berusia antara 35 dan 44 tahun.

Pencegahan penyakit arteri koroner (PJK) menurut ahli jantung di Rumah Sakit Awal Bros

Pencegahan penyakit jantung koroner dimulai dengan identifikasi faktor risiko. "Ada banyak faktor risiko yang dapat memicu penyakit jantung koroner. Ini termasuk diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, obesitas, kurang olahraga, keturunan, stres dan referensi hidup yang tidak sehat," kata Dr. Afdhalun Hakim SpJP (K) FiHA, ahli jantung FAsCC dan spesialis pembuluh darah di rumah sakit Awal Bros Batam.

Gejala-gejala penyakit jantung termasuk:

  1. Nyeri dada
  2. keringat
  3. Nafas pendek
  4. Denyut jantung yang dipercepat atau tidak teratur
  5. mual
  6. gangguan pencernaan

Ahli jantung dan spesialis pembuluh darah rumah sakit Awal Bros Batam menyatakan bahwa pencegahan penyakit jantung koroner dapat dilakukan dengan 6 bagian CERDIK. 6 langkah SMART adalah:

C = Pemeriksaan kesehatan berkala
dan = Singkirkan asap rokok dan jangan merokok
R = Latihan rajin
D = Diet seimbang
saya = Istirahat yang cukup
K = Mengelola stres

Pusat Layanan Kardiovaskular dan Vaskular adalah salah satu keunggulan Early Hospital Bros. Lakukan pemeriksaan jantung untuk meminimalkan timbulnya penyakit jantung atau untuk pengobatan penyakit jantung koroner dan terapi stroke. Early Bros Hospital Center untuk layanan kardiovaskular dan vaskular didukung oleh ahli bedah jantung dan ahli bedah jantung yang dapat melakukan operasi jantung, serta angiografi (kateter jantung). Untuk pencegahan, kami memfasilitasi pemeriksaan fisik jantung melalui tes treadmill jantung, EKG (elektrofisiologi), pemeriksaan jantung elektrofisiologi. Rumah Sakit Awal Bros juga menawarkan pemeriksaan medis dengan ahli jantung. Temukan program ahli jantung kami di sini.

Narasumber:
dr. Afdhalun Hakim SpJP (K) FiHA, FAsCC
Dokter Jantung dan Rumah Sakit Brosur Awal Vaskular Batam.

Ilustrasi gambar dari jcomp

Artikel terkait:

  • Gagal jantung: penyebab dan gejala
  • Karakteristik penyakit jantung
  • Nyeri dada: jantung atau bukan?

6 Langkah Post untuk Mencegah Penyakit Jantung Koroner pertama kali muncul di RS Awal Bros.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here