Mungkin judul di atas mengagumi pita sehat, apakah itu benar-benar vitamin F? Vitamin F bukanlah vitamin seperti pada umumnya. Vitamin F adalah sebutan untuk dua jenis lemak, yaitu asam alfa linoleat dan asam linoleat.

Kedua jenis lemak ini penting untuk fungsi tubuh, termasuk kesehatan otak dan jantung. Asam alfa linoleat termasuk dalam kelompok asam omega-3. Sementara itu, asam linoleat termasuk dalam kelompok omega-6.

Berikut penjelasan vitamin F untuk tubuh!

Baca juga: Penyebab sariawan tak hanya kekurangan vitamin C

Fungsi vitamin F untuk tubuh

Dua jenis lemak sehat, asam alfa linoleat dan asam linoleat, diklasifikasikan dalam vitamin F, diklasifikasikan sebagai asam lemak esensial untuk kesehatan. Karena tubuh tidak dapat menghasilkan dua asam lemak ini, maka perlu untuk mengambil vitamin F dari makanan.

Baik asam linoleat alfa dan asam linoleat melakukan fungsi-fungsi penting dalam tubuh, yaitu:

Sebagai sumber kalori: sebagai lemak, keduanya menyediakan 9 kalori per gram.

Membantu membentuk struktur seluler: vitamin F dan lemak lainnya memberikan fleksibilitas dan struktur untuk semua sel tubuh.

Tingkatkan pertumbuhan dan perkembangan: asam alfa linoleat memiliki fungsi penting dalam perkembangan dan penglihatan otak normal.

Dimodifikasi menjadi jenis lemak lain: tubuh memproses dan mengubah vitamin F menjadi jenis lemak lain yang diperlukan untuk kesehatan.

Membantu menciptakan senyawa penting: vitamin F digunakan untuk menghasilkan senyawa penting yang mengatur tekanan darah, pembekuan darah, respon sistem kekebalan tubuh dan fungsi tubuh lainnya.

Kasus kekurangan vitamin F sangat jarang terjadi. Namun, jika itu terjadi, kekurangan vitamin F dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kulit kering, rambut rontok, penyembuhan luka lama, berkurangnya pertumbuhan anak-anak, dan masalah otak dan penglihatan.

Baca juga: Buah dan sayuran yang mengandung vitamin C

Manfaat kesehatan dari vitamin F

Menurut penelitian, lemak vitamin F memiliki manfaat kesehatan yang unik.

Manfaat kesehatan dari asam alfa linoleat

Asam alfa linoleat akan dikonversi menjadi jenis lain dari asam lemak omega-3 dalam tubuh, yang diperlukan untuk kesehatan. Asam alfa linoleat biasanya dikonversi menjadi asam eikosapentaenoat (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA).

Asam alfa linoleat, bersama dengan EPA dan DHA, menawarkan berbagai manfaat kesehatan:

  • Kurangi peradangan: asupan asam omega-3, termasuk asam alfa linoleat, dapat mengurangi peradangan sendi, saluran pencernaan, paru-paru dan otak.
  • Meningkatkan kesehatan jantung: Meskipun penelitian masih belum pasti, peningkatan asupan asam alfa linoleat mengurangi risiko penyakit jantung.
  • Meningkatkan perkembangan janin: ibu hamil harus mengonsumsi 1,4 gram asam alfa linoleat sehari untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan janin.
  • Mendukung kesehatan mental: Diperlukan lebih banyak penelitian, tetapi beberapa bukti menunjukkan bahwa asupan teratur berbagai asam omega-3 dapat mengurangi depresi dan kecemasan.

Manfaat kesehatan asam linoleat

Asam linoleat adalah asam utama dalam kelompok omega-6. Asam linoleat juga diubah dan diubah menjadi berbagai jenis asam sehat dalam tubuh. Jika dikonsumsi secara terbatas, asam linoleat sangat bermanfaat bagi kesehatan, terutama jika digunakan sebagai alternatif lemak tidak sehat:

  • Kurangi risiko penyakit jantungDalam sebuah penelitian terhadap lebih dari 300.000 orang dewasa yang mengonsumsi asam linoleat, ditemukan bahwa jenis lemak ini mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 21 persen.
  • Mengurangi risiko diabetes tipe 2: sebuah penelitian terhadap lebih dari 200.000 orang menemukan bahwa asam linoleat dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 14% bila dikonsumsi sebagai pengganti lemak jenuh.
  • Meningkatkan kontrol glukosa darah: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asam linoleat dapat meningkatkan kontrol glukosa darah.

Makanan yang kaya akan vitamin F

Suplemen vitamin F sebaiknya tidak dikonsumsi jika Anda mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung asam alfa linoleat dan asam linoleat.

Makanan berikut ini mengandung asam linoleat:

  • Minyak kedelai
  • Minyak zaitun
  • Minyak jagung
  • Biji bunga matahari
  • badam

Makanan yang mengandung asam alfa linoleat:

  • Biji rami
  • Minyak biji rami
  • Biji chia
  • buah kenari

Beberapa makanan yang berasal dari hewan, seperti ikan, telur, dan produk susu juga mengandung asam alfa linoleat dan asam linoleat. Namun, makanan hewani mengandung lebih banyak omega-3 dan jenis omega-6 lainnya. (UH)

Baca juga: Vitamin C 1.000 mg, apakah perlu?

sumber:

HealthLine. Apa itu Vitamin F? Daftar kegunaan, manfaat, dan makanan. November 2019.

Nihon Rinsho. Asam lemak esensial tak jenuh. Oktober 1999.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here