Skinny jeans atau celana jeans yang beradaptasi dengan kaki dicintai oleh banyak wanita, terutama bagi mereka yang kurus. Selain menambah keamanan, skinny jeans membuat Anda bebas bergerak. Namun, tahukah Anda bahwa ada bahaya kesehatan di balik celana jeans ketat untuk wanita?

Itu terlihat cantik dan kompak, tetapi ada risiko

Tidak semua yang baik sebenarnya aman bagi tubuh. Bahkan celana jeans ketat. Bahkan jika itu membuat Anda terlihat tampan dan seksi, perhatikan risiko tertentu saat Anda memakainya. Menggosok kulit dengan kelembaban berlebih dapat menyebabkan:

1. Jamur yang rentan

Rupanya ruam merah dan gatal-gatal akibat jamur tidak hanya terjadi pada pria. Karena celana jeans ketat, wanita bisa mengalaminya. Biasanya jamur yang gatal mulai dari pangkal paha.

Jika Anda tergoda untuk menggaruk dan tidak segera mengobatinya, gejala-gejala ini dapat menyebar ke paha, bokong, atau anus Anda. Obati segera dengan krim atau salep antijamur. Jika jamur masih membandel di daerah selangkangan, segera konsultasikan ke dokter untuk perawatan lebih lanjut.

Baca juga: Apa penyebab terlambat haid?

2. Dapat menyebabkan ISK

Infeksi saluran kemih atau ISK (infeksi saluran kemih atau ISK) terjadi ketika bakteri memasuki uretra (tempat urin keluar). Gejalanya meliputi rasa sakit dan kadang disertai darah saat buang air kecil. Gejala lain termasuk sering buang air kecil.

Infeksi saluran kemih dapat diobati dengan antibiotik khusus dengan resep dokter. Karena itu, Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Jika tidak segera diobati, ISK dapat menyebar ke ginjal.

3. Vulvodynia (nyeri pada vulva)

Vulvodynia adalah nyeri pada vulva. Gejalanya adalah terbakar, terbakar, atau gatal pada vulva. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini saat buang air kecil, berhubungan seks atau mengenakan celana ketat, segera konsultasikan ke dokter.

Baca juga: Apa Mycoplasma Genitalium?

Meski begitu, Anda tidak perlu berhenti mengenakan jeans ketat

Itu benar, Anda tidak harus mengenakan jeans ketat terlalu sering. Beberapa saran di bawah ini dapat dicoba untuk tetap sehat:

  • Ganti bawahan secara teratur, seperti celana longgar, rok, celana olahraga. Lagi pula, setiap pakaian yang akan dikenakan tentu tidak akan sama.
  • Sama seperti jeans, jangan pakai celana yang terlalu ketat. Juga, pakaian dalam langsung di kulit.
  • Sama seperti bawahan eksternal, ganti pakaian dalam secara teratur. Jika basah karena keringat, itu harus segera diganti.
  • Bersihkan pangkal paha tanpa parfum. Sama seperti pembersihan vagina, wewangian dapat merusak keseimbangan tingkat pH.
  • Setelah Anda selesai menggunakan toilet, bersihkan bagian-bagian vital dari depan ke belakang, bukan sebaliknya.

Risiko kesehatan selalu tersembunyi di balik penggunaan jeans ketat, terutama bagi wanita. Jika Anda tahu cara menghadapinya, Anda tidak perlu menghadapi masalah seperti yang di atas! (AS)

Baca juga: Jangan menggaruk, gunakan 8 bahan ini jika organ intim terasa gatal!

Kondisi vagina pascapartum - GueSehat.com

sumber

HealthiNation: tanda-tanda jeans ketat Anda melukai vagina Anda

Express: awas Kate! Dokter mengatakan jeans ketat adalah bahaya kesehatan yang serius

Merdeka: 7 risiko kesehatan di balik jins skinny keren

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here