Geng Sehat telah mendengar istilah itu Penyakit menular? Penyakit menular terjemahan bahasa Indonesia mengacu pada penyakit menular. Kata menular berarti bahwa penyakit ini dapat menyebar dari satu orang ke orang lain. Uniknya, setiap penyakit memiliki cara penyebaran tertentu dari satu orang ke orang lain.

Secara umum, cara penularan penyakit ini dibagi menjadi 2 (dua), yaitu penularan langsung (kontak langsung) dan tidak langsung (kontak tidak langsung).

Baca juga: Peringatan, coronavirus dapat ditularkan melalui mata

Transmisi langsung (Kontak langsung)

Sebagian besar penyakit menular berhubungan langsung. Berikut ini adalah metode penularan melalui kontak langsung.

1. Melalui sentuhan langsung kulit

Metode penularan ini terjadi ketika orang yang sakit melakukan kontak dengan orang lain. Beberapa penyakit kulit ditularkan melalui kontak langsung seperti kudis (scabies), impetigo, kutil.

2. Melalui cairan tubuh

Kontak melalui cairan tubuh termasuk darah, luka terbuka atau kontak seksual. Sebagian besar penyakit menular seksual (penyakit menular seksual) sebagai Virus human papilloma (HPV), herpes, sifilis, HIV / AIDS ditularkan melalui metode ini. Penyakit menular lainnya seperti hepatitis dapat ditularkan dengan metode ini.

3. Melalui ibu ke bayi

Seorang ibu yang memiliki infeksi selama kehamilan memiliki risiko menularkannya ke janinnya. Penularan terjadi melalui plasenta. Namun, beberapa penyakit menular seksual dapat ditularkan melalui persalinan. Misalnya, gonore ditularkan dari ibu ke bayi selama persalinan.

4. Melalui percikan (tetesan)

Percikan (tetesan) yang dipancarkan oleh seseorang yang sakit saat batuk, bersin, atau berbicara dalam jarak dekat dapat menular ke orang-orang di sekitarnya. Contoh penyakit yang ditularkan melalui metode ini termasuk COVID-19, Tuberkulosis (TB), difteri dan infeksi pernapasan umum.

5. Kontak hewan-manusia

Penularan langsung dari hewan ke manusia dapat terjadi melalui gigitan atau kontak dengan urin atau feses dari hewan yang terinfeksi. . Contoh penyakit yang ditularkan pada hewan adalah toksoplasmosis, leptospirosis, pes, dan rabies.

Baca juga: Waspadalah terhadap penyakit menular yang paling menular!

Siaran langsung (Kontak tidak langsung)

Penularan penyakit ini terjadi melalui udara perantara, benda hidup dan benda mati. Mode transmisi tidak langsung meliputi:

1. Melalui udara (Di udara)

Beberapa agen infeksi seperti virus, bakteri, dan jamur dapat mengambang di udara dan bertahan lama. Dengan metode ini, penyakit seperti cacar dan campak dapat ditularkan.

2. Melalui benda yang terkontaminasi

Kuman dapat bertahan hidup di permukaan benda seperti gagang pintu dan bahkan pegangan tangan telepon. Penularan terjadi ketika seseorang menyentuh benda yang telah terkontaminasi oleh kuman. Mikroorganisme yang menyebabkan infeksi juga dapat ditularkan melalui penggunaan barang-barang pribadi, seperti handuk, sikat gigi, pisau cukur, bergantian dengan yang lain. Contoh penyakit yang dapat ditularkan dengan cara ini adalah COVID-19, penyakit kulit jamur seperti tinea versikolor, kurap, kurap.

Baca juga: Berapa lama Coronavirus dapat bertahan di permukaan?

3. Melalui makanan yang terkontaminasi

Penularan penyakit juga dapat terjadi melalui makanan yang terkontaminasi seperti konsumsi daging yang kurang matang atau makanan kaleng yang terkontaminasi. Antraks, flu babi, botulisme adalah jenis penyakit yang ditularkan melalui metode ini.

4. Melalui gigitan serangga

Beberapa penyakit juga dapat ditularkan melalui serangga, terutama yang menghisap darah, seperti nyamuk, kutu dan kutu. Penyakit ini ditularkan ketika serangga ini menggigit manusia. Malaria, demam berdarah, chikungunya, filariasis (elephantiasis), penyakit Lyme adalah contoh penyakit yang ditularkan melalui metode ini.

5. Melalui lingkungan

Penularan penyakit juga dapat terjadi melalui lingkungan (air, tanah, tanaman) yang mengandung mikroorganisme yang menyebabkan infeksi. Sebagai contoh Legionellosis yang disebabkan oleh bakteri yang menyebar melalui unit Kondisioner (AC).

Geng yang sehat sudah mengenali cara penularan penyakit. Dengan memahami proses penularan, Anda dapat menggunakan pengetahuan ini untuk melindungi diri sendiri dan membantu mencegah penyebaran penyakit.

Baca juga: Hari Kebersihan Tangan Dunia, upaya untuk menyelamatkan jutaan jiwa dari penyakit menular

Referensi

1. Edemekong PF, Huang B. 2019. Epidemiologi pencegahan penyakit menular.

2. Valencia H, Pietrangelo. 2016. Bagaimana penyakit menular? https://www.healthline.com/health/disease-transmission

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here