Gaya hidup yang kita jalani setiap hari sangat memengaruhi kesehatan tubuh. Kebiasaan makan yang tidak teratur bahkan dengan diet ketat atau asupan obat yang sembarangan dapat menyebabkan sakit perut. Keluhan nyeri perut (terutama solar plexus) terasa saat kita menderita mulas. Untuk mengetahui bagaimana cara menghindari bisul, penting untuk memahami mengapa bisul dapat terjadi.

Mulas atau sering diindikasikan pencernaan yg terganggu dapat menyerang siapa saja di segala usia. Dalam keadaan yang cukup berat, pencernaan yg terganggu dapat disertai dengan perdarahan lambung yang menyebabkan penurunan kadar hemoglobin dalam darah dan bahkan mengancam jiwa. Mulas atau pencernaan yg terganggu adalah kumpulan gejala penyakit yang ditemukan setiap hari dalam bentuk ketidaknyamanan di perut bagian atas, mual, bengkak, merasa kenyang (begah) atau muntah yang berasal dari kelainan saluran pencernaan bagian atas.

Menurut dokter di rumah sakit Awal Bros, sering bersendawa bisa menjadi faktor timbulnya mulas

Banyak faktor yang menyebabkan tukak lambung ini. Pada kondisi mulas atau dispepsia yang cukup lama, penderita mungkin mengalami gejala kurang sensitif, mulas pada dada (mulas), sering bersendawa, mulut terasa pahit atau keras dan gigi rusak. Kondisi ini dapat terjadi pada kondisi yang kita sebut itu Penyakit refluks gastroesofagus (GERD) di mana asam lambung meningkat dan menyebabkan iritasi pada kerongkongan.

Penyakit maag terbagi dua, yaitu borok organik dan borok fungsional

  • Bisul organik yaitu, jika ketidaknyamanan disebabkan oleh lesi anatomis yang jelas atau anomali. Misalnya tukak lambung, keganasan lambung atau kelainan anatomi saluran pencernaan bagian atas. Disebut organik karena gangguan organ yang menjadi penyebabnya.
  • Ulkus fungsional yaitu, jika penyebab maag bukan anomali anatomi, tetapi kesalahan biokimia yang terjadi di perut. Disebut fungsional karena fungsinya terganggu oleh organ pencernaan tetapi bentuk anatominya normal.

Cara menghindari mulas: hindari makanan yang asam dan pedas

Penyebab mulas bervariasi, terutama untuk bisul organik. Penyebab ulkus organik meliputi bisul / luka di lambung / usus 12 jari, radang kerongkongan, luka pencernaan akibat obat penghilang rasa sakit, batu kandung empedu, radang pankreas dan kanker lambung, pankreas atau 39; usus besar.

Pola makan yang tidak teratur dapat menyebabkan gejala mulas. Jika gejala-gejala ini terasa lebih baik daripada makan secara teratur, yang terbaik adalah makan sesering mungkin tetapi dalam jumlah kecil dan bahkan setelah perawatan, hindari makanan pedas dan asam. Namun, masyarakat juga dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter sehingga mereka bisa mengetahui jenis maag apa yang mereka derita. Anda perlu mewaspadai apakah gejala penyakit maag yang diderita berhubungan dengan penyakit lain, terutama pada pasien yang menderita hipertensi, diabetes mellitus atau dengan kadar kolesterol tinggi.

Cara menghindari mulas: konsumsi makanan dan air minum bersih

Seringkali pasien mulas tidak terus menggunakan obat karena penyembuhan mulas membutuhkan waktu lama. Penyebab mulas harus diketahui dengan pasti agar mulas dapat dikelola dengan baik. Di rumah sakit Awal Bros di Pekanbaru, pasien maag yang tidak membaik dengan obat konvensional melakukan pemeriksaan endokistik untuk menentukan kondisi dinding lambung.

Endoskopi adalah pemeriksaan lambung dengan memasukkan alat dengan kamera kecil melalui mulut ke perut. Endoskopi dilakukan untuk melihat tingkat keparahan lesi yang terjadi dan penilaian adanya infeksi bakteri. Infeksi bakteri yang sering menyebabkan mulas kronis adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori, Penularan bakteri ini dapat terjadi melalui makanan tidak murni yang dikonsumsi atau dari air minum yang kotor. Infeksi bakteri Helicobacter Pylori dapat menyebabkan borok akut dan dapat terus menjadi borok kronis jika tidak dikelola dengan baik.

Jika mulas, harus ada evaluasi keberadaan gejala sistem alarm. Anda harus waspada jika gejala mulas disertai dengan penurunan berat badan yang drastis, benjolan di perut atau disertai anemia.

Cara menghindari mulas: jangan langsung berbaring atau tidur setelah makan

Untuk mengurangi rasa sakit asam lambung, Anda harus selesai makan tidak langsung tidur / berbaring, tetapi tunggu 1-2 jam pertama. Hindari makan dalam jumlah berlebihan atau sekaligus, jangan merokok. Kurangi konsumsi dengan minum kopi atau teh, makanan yang terlalu pedas dan terlalu asam, minuman beralkohol, makanan yang mengandung bahan pengawet atau perasa. Berolahraga secara teratur setidaknya tiga kali seminggu selama 30 menit. Olahraga teratur bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Narasumber:
dr. Irma Wahyuni, SpPD
Spesialis dalam pengobatan internal awal rumah sakit Bros Pekanbaru

Ilustrasi gambar dari freepik

Artikel terkait:

  • Waspadai gangguan pencernaan rawan serangan
  • Sakit perut pada anak-anak
  • Atasi bisul saat puasa

Pos Perut Merasa Nyeri, Waspadai Penyakit Ulkus pertama kali muncul di RS Awal Bros.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here